Logo IPI  
Journal > JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA > The Role Of Local Champion In Community - Based Adaptation In Semarang Coastal Area

 

Full Text PDF (1,030 kb)
JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA
Vol 12, No 3 (2016): JPWK Volume 12 No 3 Sepetember 2016
The Role Of Local Champion In Community - Based Adaptation In Semarang Coastal Area
Article Info   ABSTRACT
Published date:
29 Dec 2016
 
Adaptasi berbasis masyarakat (Community-based Adaptation - CBA) adalah pendekatan baru yang menarik karena merupakan proses perencanaan yang dipimpin oleh masyarakat, berdasarkan prioritas masyarakat, kebutuhan, pengetahuan dan kapasitas - sebuah proses yang harus memberdayakan orang untuk merencanakan dampak perubahan iklim (Hordijk dan baud, 2010). Tata kelola di tingkat masyarakat dianggap menjadi cara untuk membantu mereka dalam beradaptasi dan mempertahankan mata pencaharian mereka di pesisir sehingga mereka dapat tetap berada di wilayah tersebut. Tata kelola di tingkat masyarakat dapat melibatkan kelompok maupun individu untuk bersama-sama mengelola mata pencaharian dan konservasi di wilayah pesisir mereka. Intervensi dari organisasi pemerintah dan non-pemerintah juga berperan dalam proses adaptasi yang terjadi. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan peran tokoh lokal dalam proses CBA. Temuan menarik dari Desa Tapak, Semarang yang telah melakukan proses adaptasi berbasis komunitas mereka adalah bahwa keterlibatan masyarakat dalam adaptasi perubahan iklim sangat dipengaruhi oleh kehadiran tokoh lokal di wilayah tersebut. Adanya jaringan antara masyarakat dan stakeholder terkait dalam organisasi baik pemerintah dan non-pemerintah juga menjadi salah satu faktor pendukung bagi kelangsungan proses adaptasi berbasis masyarakat di wilayah pesisir Kota Semarang.
Copyrights © 2016