Logo IPI  
Journal > JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA > Pengaruh Pembangunan Perumahan Bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) Terhadap Kondisi Sosial- Ekonomi Masyarakat Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang

 

Full Text PDF (748 kb)
JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA
Vol 12, No 3 (2016): JPWK Volume 12 No 3 Sepetember 2016
Pengaruh Pembangunan Perumahan Bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) Terhadap Kondisi Sosial- Ekonomi Masyarakat Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang
Article Info   ABSTRACT
Published date:
29 Dec 2016
 
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan masih banyaknya masyarakat miskin di Jawa Tengah yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni, sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuat suatu Program Pembangunan Perumahan bagi Rumah Tangga Miskin. Hasil yang diperoleh dari monitoring dan evaluasi terhadap program tersebut baru menggambarkan aspek output yang bersifat fisik, sedangkan sesuai konsep tridaya, harus pula menyentuh kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang bagaimana pengaruh dari program terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah campuran antara analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan metode statistik nonparametrik menggunakan uji statistik berupa uji beda dari Wilcoxon serta uji pengaruh korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 20. Kesimpulan yang diperoleh adalah persentase rata-rata dari analisis ketepatan sasaran berdasarkan kondisi rumah tangga adalah sebesar 31,50%, sedangkan hasil analisa ketepatan sasaran terhadap kondisi bangunan rumah yaitu 68,75%. Hasil dari pelaksanaan program adalah meningkatkan kondisi fisik sebesar 55%, meningkatkan kondisi sosial sebesar 45%, tetapi terhadap kondisi ekonomi mengalami penurunan sebesar 10%, diakibatkan oleh penurunan pada variabel tingkat pengeluaran, sebagai akibat dari banyaknya responden yang harus berhutang dalam pelaksanaan pembangunan/perbaikan rumahnya. Oleh karena itu, perlu adanya revisi atau perbaikan dalam penentuan kriteria rumah tangga sasaran, yaitu menggunakan kearifan lokal, sehingga diharapkan dapat membangkitkan pemberdayaan untuk dapat menghindarkan masyarakat dari permasalahan hutang.
Copyrights © 2016